Sejarah
Administrator | 12 Mei 2025 | Dibaca 248 kali

Sejarah Berdirinya Yayasan Pondok Pesantren An-Najah Bogor

Lembaga pendidikan Pondok Pesantren An-Najah Yayasan Nur ‘Aisyatul Hasahan menapaki perjalanan awalnya melalui pendirian Masjid Jami’ As-Sakho yang dimulai pada 22 Maret 2002 sebagai pusat kegiatan keislaman masyarakat setempat. 


Sebagai pengejawantahan dari cita-cita luhur atas kemajuan kualitas pendidikan bagi masyarakat, Yayasan Nur ‘Aisyatul Hasanah terus berupaya membangun lembaga pendidikan baik di bidang formal maupun non-formal, dengan tidak hanya menyelenggarakan kegiatan majelis taklim, tetapi juga mendirikan lembaga sekolah di tingkat menengah pertama (SMP) juga menengah atas (SMA) yang diintegrasikan dengan kurikulum kepesantrenan.


Dasar pokok dari pendidikan di Pondok Pesantren An-Najah diilhami oleh Q.S. Al-‘Ankabut ayat 49:

بَلۡ هُوَ ءَايَٰتُۢ بَيِّنَٰتٞ فِي صُدُورِ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡعِلۡمَۚ

“Sebenarnya, Al-Qur’an itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang berilmu…”


Ayat ini menunjukkan Al-Qur’an sebagai sumber informasi yang lengkap dan jelas, yang penerimaan informasinya dimasukkan ke dalam hati manusia, namun dengan persyaratan bahwa penerimanya ialah manusia yang berkredibilitas atau manusia yang berilmu. 

Di samping itu sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari juga dinyatakan:

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

“Sebaik-baik kamu semua adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan yang mau mengamalkannya kepada orang lain” (HR. Bukhari)


Untuk itu raison d’etre atau alasan utama keberadaan Pondok Pesantren An-Najah ditujukan untuk “Membentuk pribadi generasi Muslim yang berjiwa Al-Qur’an dengan hafal lafadhnya, mengerti isi kandungannya dan mengamalkan ajarannya, Hamilul Qur’an Lafdhan wa Ma’nan wa ‘Amalan”.


Pondok Pesantren An-Najah dilengkapi dengan fasilitas sarana dan prasarana yang mumpuni dalam menunjang seluruh aktivitas pembelajaran baik di sektor formal dan kepesantrenan untuk mengasah kompetensi teknis (hard skill) dan non-teknis (soft skill) dengan bimbingan langsung pendidik yang ahli di bidangnya.



Berita Terpopuler
Info Grafis